Social Icons

Pages

Selasa, 20 November 2012

Segudang Manfaat Dari Tanaman Lidah Mertua (Sansevieria)

Sansevieria atau yang lebih dikenal denganLidah Mertua adalah marga tanaman hias yang cukup populer sebagai penghias bagian dalam rumah karena tanaman ini dapat tumbuh dalam kondisi yang sedikit air dan cahaya matahari.Sansevieria memiliki daun keras, sukulen, tegak, dengan ujung meruncing.
Sansevieria punya banyak kelebihan, seperti mampu bertahan hidup pada rentang waktu suhu dan cahaya yang sangat luas, sangat resisten terhadap polutan, dan mampu menyerap 107 jenis polutan di daerah padat lalu lintas dan ruangan yang penuh asap rokok dan dapat menyerap radiasi barang elektronik. Beberapa polutan yang di serap oleh Sanseviera.

Keistimewaan :
  • Sansevieria merupakan jenis tanaman dengan tingkat penyerapan paling tinggi.
  • Perawatan tanaman yang murah
  • Selalu mengeluarkan zat Otanpa menghasilkan zat COsehingga cocok di taruh didalam ruangan.
Manfaat               :
  • Biasa dimanfaatkan sebagai pagar rumah
  • Negara Jepang telah memanfaatkan serat tanamannya sebagai bahan pembuat kain dan kreasi anyaman
  • Tanaman ini menghasilkan wewangian saat sore hari terlebih ketika berbunga. Lidah mertua digunakan sebagai bahan parfum di beberapa negara maju
  • Bisa dijadikan bahan obat diantaranya;
a. Getah: Dapat digunakan sebagai obat antiseptik
b. Akar : Dapat dimanfaatkan sebagai penyegar rambut/tonik dan obat wasir
c. Daun : Bila dibakar dapat menyembuhkan sakit kepala,
Bila di rebus sebagai obat diabetes
  • Bisa mereduksi radiasi gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan oleh komputer dan televisi maka, baik jika tanaman ini ditaruh disamping komputer atau televisi.
PerawatanTanaman :
  1. Tanaman ini bisa hidup dengan paparan sinar matahari maupun di dalam ruangan. Tapi bilaingin di simpan dalam ruangan, jangan lupa dijemur seminggu sekali agar tanaman tetap segar.
  2. Penyiraman hanya perlu dilakukan 1-2 kali seminggu. Terlalu sering menyiram justru akan membuat tanaman ini di hinggapi bakteri. Ketika menanam juga pilih media tanam (tanah, sekam bakar, pasir malang dan pakis)
  3. Pemupukan lidah mertua biasanya menggunakan pupuk yang tingkat penguraiannya lambat seperti(osmocote, dekastar dan megamp)
Ternyata tumbuhan Sansevieria ini yang perawatannya super mudah memiliki manfaat yang segudang. Ayo, tanam “Lidah Mertua.”

Lidah Mertua, Netraliser Radiasi Elektronik dan Banyak Manfaat Lain

Pedang-pedangan yang berguna. Gambar:richybluelovers-rika.blogspot.com
Pedang-pedangan yang berguna
Yang saya maksud Lidah Mertua itu adalah tumbuhan Pedang-pedangan atau Sansevieria.
Tanaman ini berwarna hijau bentuk lurus memanjang  layak pedang dengan warna kuning ditepinya, pasti sudah banyak dikenal ( gambar saya sertakan ).
Ternyata tanaman ini amat berguna, karena bisa menyerap bahan beracun.
Kegunaannya yang lain :
Bisa menyerap polusi asap rokok , polutan lain.
Juga bisa untuk merangsang pertumbuhan rambut , mencegah  diabetes dan  pengobatan kanker.
Konon bisa pula menyerap racun ular ,sebelum anda bawa kedokter.
Dan yang penting untuk kita , pengguna internet, adalah Sansevieria ini bisa menyerap radiasi dari computer, teve juga hape.
Tanaman ini amat gampang tumbuh dengan air dan  sinar matahari  yang kurang , jadi bisa ditaruh dalam rumah , dekat dengan computer ,teve , hape  dalam kamar , sesekali dijemur agar segar dan subur.
Sebaiknya mulai sekarang mari kita mulai menanam Sansevieria , baik didalam ataupun diluar rumah, karena pedang-pedangan ini mempunyai daya adaptasi yang tinggi terhadap lingkungan.
Sebaiknya daerah industri dan berpolutan tinggi mulai menanam tanaman ini.
Kita mulai go green dari hal yang terkecil , dari rumah kita sendiri , nantinya  hal kecil dan sederhana itu akan berguna secara luas bagi Dunia, planet tercinta kita ini

Lidah Mertua, Solusi Minimalisir Bahaya Asap Rokok

Lidah mertua resisten terhadap polutan dan mampu menyerap 107 jenis polutan

Lidah mertua (Sansevieria hahnii)
Banyak orang mengenal lidah mertua atau sansevieria sebagai tanaman hias. Ternyata di balik keindahannya, tanaman ini mampu mengurangi pencemaran udara.
Di kota-kota besar, kontribusi gas buang kendaraan bermotor sebagai sumber polusi udara mencapai 60-70 persen. Sementara itu, kontribusi gas buang dari cerobong asap industri hanya berkisar 10-15 persen. Sisanya berasal dari sumber pembakaran lain, misalnya dari pembakaran sampah dan hutan.
Sebagai penyumbang polusi terbesar, gas buang kendaraan bermotor pun mengeluarkan gas berbahaya, salah satunya adalah timbal (Pb2). Timbal memiliki dampak buruk terhadap kesehatan, di antaranya merusak jaringan saraf dan fungsi ginjal, keguguran, penurunan kecerdasan, hipertensi, anemia, serta kanker.
Titik Susilowaty, Pencetus Gerakan Kampung Bebas Rokok di Kota Yogyakarta mengatakan, bahwa tumbuhan lidah mertua memang berpotensi untuk mengurangi pencemaran udara. Malahan, ia pun menyarankan setiap rumah di kampungnya untuk menanam lidah mertua di depan rumah.
"Selain sebagai tanaman hias, lidah mertua sangat berguna untuk kesehatan tubuh manusia. Bahaya asap rokok dan kendaraan bisa terminimalisir dengan tumbuhan ini," ungkapnya.
Keprihatinan akan bahaya timbal akhirnya merangsang kreativitas lima mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengoptimalkan penggunaan tanaman lidah mertua. Lewat penelitian uji laboratoriumnnya, Angga Adi Surya Pratama, Sukci Winanti, Yusron Mubarok, Milatul Cholifah, dan Deeska Noto Nagoro mengubah lidah mertua menjadi arang (karbon aktif) dengan variasi konsentrasi Natrium Biphospat.
"Tanaman lidah mertua ini belum banyak dimanfaatkan. Penelitian tentang tanaman ini pun masih minim, di mana sebelumnya lidah mertua digunakan untuk pencegahan asap rokok," papar Sukci di Yogyakarta, Senin (23/7).
Ia menjelaskan sansevieria banyak mengandung unsur C (Kalsium), N (Nitrogen) dan O (Oksigen) dengan kandungan air yang sedikit. Tanaman ini memiliki banyak kelebihan antara lain sangat resisten terhadap polutan, dan mampu menyerap 107 jenis polutan di daerah padat lalu lintas dan ruangan yang penuh asap rokok.
Selain itu sansevieria ini merupakan bahan yang berasal dari alam dan ketika dia kembali ke alam tidak akan mencemari lingkungan.
Dalam penelitiannya, mereka menjadikan lidah mertua menjadi karbon aktif atau adsorben dan dipasang dalam knalpot sepeda motor. Dari hasil penelitian yang diujicobakan dalam mesin sepeda motor 2 tak dan 4 tak, dengan konsentrasi 30 persen, timbal yang terserap mencapai 17,005 mg/kg.
"Tumbuhan ini sangat efektif untuk mengurangi pencemaran udara dan menyerap timbal. Bila setiap kendaraan bermotor dipasang arang aktif dari tumbuhan ini, lingkungan pun akan aman dan bersih," ungkapnya.

Rabu, 07 November 2012

11 Khasiat daun Pare sebagai Untuk Obat Alami

are atau Peria adalah nama tumbuhan merambat tropis yang berasal dari wilayah Asia Tropis, terutama daerah India bagian barat, yaitu Assam dan Burma. Tanaman sayur ini merupakan anggota suku labu-labuan atau Cucurbitaceae yang telah banyak dibudidayakan baik sebagai sayuran maupun tanaman obat. Nama Momordica yang melekat pada penamaan binomial tanaman ini dalam bahasa latin berarti “gigitan” yang menunjukkan pemerian tepi daun tanaman dalam marga Momordica yang bergerigi menyerupai bekas gigitan.Selain buahnya digunakan untuk sayuran ternyata daun buah pare juga bermanfaat bagi kesehatan.



Contoh pemanfaatan daun pare adalah sebagai berikut:

1. Untuk Bisul dan cacing kremi
Sediakan 1 genggam daun segar, diberi seperempat cangkir air bersih, lalu blender. Saring dengan kain kasa. Jika perlu, tambahkan sedikit garam, gula aren secukupnya, dan jeruk nipis. Minum sekali sehari seperempat cangkir. Lakukan selama 1 minggu.

2.Untuk Demam nifas
Ambil 3 daun pare segar, cuci bersih dan lumatkan. Tambahkan segelas air dan sedikit garam. Lalu seduh, peras dan saring, lalu minum 2 kali sehari sebanyak setengah gelas

3.Untuk Penambah ASI
Sediakan 2 daun pare lalu panaskan beberapa saat. Kompreskan pada payudara

4. Untuk Sakit pada hati
Sediakan 6 gram daun pare segar,5 gram rimpang temulawak, dan 110 ml air. Didihkan semua bahan selama 15 menit, lalu saring dengan kain kasa, dan peras. Minumlah sekali sehari. Ulangi selama 2 minggu

5. Untuk Rambut subur
Ambil beberapa helai daun pare segar, cuci bersih lalu remas – remas. Cukup dioleskan kekulit kepala anak

6. Untuk Batuk
Pilihlah 7 daun pare segar, lantas seduh dengan 2 sendok makan air bersih. Setelah itu, peras dan saring. Minum 2 kali sehari

7. Untuk Bekas luka
Cuci bersih segenggam daun pare segar, lalu lumatkan. Tambahkan air panas sedikit, lalu peras. Campuar air perasan dengan 2 sendok makan tepung beras, lalu adauk sampai merata. Borahkan pada bagian bekas luka setiap hari

8. Untuk Wasir
Ambil 5 daun pare segar, tambahkan seperempat gelas air,didihkan dan peras, ambil 3 sendok air perasan ini, lalu dicampur dengan segelas yoghurt cair. Minum setiap pagi

9. Untuk Kemandulan
Sediakan 27 gram sari daun pare segar, 7 butir lada hitam, 3 siung bawang putih, dan 27 gram gula jawa. Semua bahan dilumatkan, lalu tambahkan segelas air bersih. Campur air perasan berupa sari ini dengan sesendok air jeruk. Minum sekali sehari

10. UntukPenyakit kulit
Buatlah 1 cangkir sari daun pare. Caranya, ambil 3 helai daunpare ditambahkan satu setengah cangkir air. Didihkan dan peras. Campur air perasan berupa sari ini dengan sesendok air jeruk. Minum sekali sehari

11. Untuk Rabun malam
Sari daun pare dioleskan di sekitar mata
Khasiat Jus Pare Mampu Menghilangi Jerawat di Wajah
Tribun Batam - Rabu, 2 Mei 2012 20:33 WIB



Citizen Journalism Susanti Zhang Mahasiswa Unpad Asal Tanjungpinang

Rasa pahit memang bukan merupakan suatu rasa yang bisa diterima apalagi disukai semua orang. Namun buah pare ternyata mengandung sejuta manfaat dibalik kepahitannya. Anak-anak adalah kelompok yang paling anti terhadap rasa aneh seperti ini.

Namun, ketika anak-anak menginjak ke umur remaja, banyak yang akan mengalami kulit berjerawat sebagai salah satu gejala yang sering muncul di masa pubertas. Saat inilah mereka kadang mulai belajar menikmati dan memetik manfaat dari si-pahit ini. Ini merupakan salah satu cara mencegah dan menghilangkan jerawat secara alami.
   
Kulit berjerawat bisa disebabkan karena kelenjar minyak yang terlalu aktif pada kulit, akumulasi minyak, sel-sel kulit mati dan bakteri yang menyebabkan peradangan di pori-pori. Kulit berjerawat ini bisa menyerang di umur berapapun, tapi paling sering pada umur remaja.

Cara mencegah kulit berjerawat antara lain dengan rajin membersihkan wajah,  memperbanyak konsumsi buah dan sayur, perbanyak minum air putih, olahraga secara teratur, serta jangan memegang dan memencet jerawat yang akan menyebabkan masalah jerawat semakin parah.

Buah pare adalah buah yang kaya serat. Rasa pahit buah ini adalah disebabkan  oleh kandungan cucurbitacins. Buah ini juga mengandung vitamin A, B, C, asam amino, kalsium, fosfor, beta-karoten. Beta-karoten merupakan zat yang berkhasiat untuk menjaga kesehatan mata. Beta-karoten juga merupakan zat yang dapat memperkuat jaringan kulit dan mencegah munculnya jerawat.

Di samping itu, beta-karoten merupakan antioksidan yang dapat membantu membuang racun dari dalam tubuh, sehingga dapat mencegah sel kanker, penyakit jantung dan memperlambat penuaan. Kandungan vitamin C dalam buah pare ini juga berkontribusi dalam menjaga kecantikan kulit. Vitamin C dapat membantu mencegah kerusakan kulit yang diakibatkan oleh sinar ultra violet.

Cara menggunakan buah pare dalam mencegah dan menghilangkan jerawat adalah dengan minum jus pare dan masker pare. Ambil buah pare, dicuci bersih, dibelah dua, bijinya dibuang, potong buah pare dalam ukuran kira-kira 3 cm, lalu ditumbuk hingga keluar air atau sarinya. Minumlah air pare tersebut dan gunakan ampas dari air tersebut sebagai masker. Jangan lupa untuk membersihkan wajah terlebih dahulu sebelum masker.

Sebenarnya tidak mahal untuk memiliki kulit cantik. Cukup luangkan waktu sebentar untuk membuat masker bahan alami dan membalurkannya pada wajah untuk memperoleh kulit mulus yang diidamkan.

Dengan masker alami yang bebas bahan pengawet ini, tidak perlu dikhawatirkan apakah zat-zat kimia dalam masker akan memberikan dampak negatif bagi kulit. Untuk mencapai hasil yang maksimal, tentu masker ini harus dilakukan secara rutin, misalnya satu kali seminggu. Tidak ada istilah wanita jelek, hanya ada wanita malas.

Konsep kecantikan berikut adalah memiliki bentuk tubuh langsing seindah biola. Ternyata buah pare selain dapat memuluskan kulit juga dapat menurunkan berat badan. Khasiat ini hanya dapat dicapai dengan memakan 2-3 buah pare mentah (yang belum dimasak) setiap har

Buah pare mengandung zat yang mampu mengeliminasi lemak secara efektif. Adapun beberapa perusahaan kefarmasian yang memproduksi zat tersebut dalam jumlah besar untuk membuat produk penurun berat badan. Tapi mengonsumsi 2-3 buah pahit ini sekaligus tentu bukan suatu hal yang mudah dan bisa ditoleransi sistem pencernaan semua orang.

Oleh karena itu, sebagai pemula, disarankan untuk mengonsumsi buah ini dalam jumlah sedikit dulu dan dosisnya ditambah pelan-pelan. Tapi, dianjurkan untuk mengonsumsi buah pare sebanyak itu dalam jangka waktu lama karena buah pare memilik khasiat-khasiat lain yang mungkin dapat mempengaruhi kerja normal tubuh.

Selain berkhasiat kecantikan, buah pare juga dapat meredakan panas dalam, menurunkan kadar gula darah, mengatasi sembelit, serta anti HIV-AIDS. Selain buah nya yang berkhasiat, daun pare juga dapat menyembuhkan cacingan, demam, obat bisul, dan menyuburkan rambut. Akar pare pun berkhasiat untuk menyembuhkan disentri dan wasir. Jadi, jangan memvonis suatu buah hanya dari rasanya.

Manfaat Buah Pare

Buah  pare menurut penjelasan dari Wikipedia adalah sejenis tumbuhan merambat dengan buah yang panjang dan runcing pada ujungnya serta permukaan buahnya bergerigi. Buah pare tumbuh subur pada daerah dataran rendah dan dapat ditemukan tumbuh liar ditanah terlantar, tegalan, ditanam dipekarangan rumah atau dapat juga dbudidayakan. Tanaman ini tumbuh merambat atau memanjat dengan sulur berbentuk spiral, bercabang banyak, berbau tidak sedap dengan daun tunggal bertangkai dan letaknya berselang-seling. Buahnya berbentuk bulat panjang dengan pangkal berbentuk jantung dan berwarna hijau tua. Buah pare memiliki rasa yang pahit oleh karenanya sangat sedikit orang yang suka untuk mengkonsumsi buah pare  ini. Buah pare ini dapat dimanfaatkan menjadi berbagai macam olahan makanan, diantara dibuat menjadi sayur Pare atau Paria. Dari rasanya yang pahit itu ternyata buah Pare mengandung banyak sekali manfaat untuk tubuh kita. Buah Pare mampu untuk mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit kronis. Pahit tetapi menyehatkan.


Berikut adalah kandungan beberapa zat yang bermanfaat di dalam  buah Pare yang bermanfaat untuk tubuh kita:
  1. Buahnya yang mengandung Albiminoid,karbohidrat dan zat warna Daunnya mengandung zat pahit, minyak lemak, asam dammar, protein, besi, kalsium, fosfor, vitamin A, B1 dan C yang terkandung dalam buah pare, bermanfaat untuk menjaga kecantikan kulit. Yaitu menjaga kerusakan kulit yang diakibatkan oleh sengatan utra violet. Ini berarti buah pare dapat mencegah munculnya noda hitam dan kerutan pada wajah. Sementara akarnya mengandung asam momordial dan asam aleonolat. Sedangkan bijinya mengandung saponin, alkaloid, triterprenoid, dan asam momordial.
  2. Salah satu  manfaat buah pare untuk kesehatan adalah dapat menjadi penangkal sel kanker. Hal ini telah dibuktikan dalam suatu penelitian di Jepang. Dalam penelitian tersebut, digunakan beberapa tikus yang diinjeksi sel kanker kemudian diinjeksi dengan ekstrak buah pare. Setelah mereka mengamati perkembangan sel kanker dalam tubuh tikus tersebut, hasilnya menampakkan bahwa sel kanker yang di injeksi berhenti berkembang.
    Hasil penelitian tersebut menunjukkan manfaat buah pare sebagai penangkal sel kanker. Manfaat ini dapat diperoleh karena pare mengandung zat lesichin yang dapat meningkatkan kekebalan untuk menangkal perkembangan sel kanker. Tidak hanya itu, buah pare juga memiliki kandungan beberapa zat yang dapat mencegah sel kanker. Sehingga bagi Anda yang bukan penderita kanker dapat mengonsumsi buah pare untuk mencegah serangan kanker.
  3. Selain sebagai makanan, pare juga dimanfaatkan untuk pengobatan. Kadar kalsium didalam  buah pare  tergolong tinggi, sehingga mampu menaikkan produksi sel-sel beta dalam pancreas untuk menghasilkan insulin. Bila insulin dalam tubuh mencukupi, mungkin kadar glukosa  membanjir dapar dicegah, sehingga kadar glukosa dalam darah akan menjadi normal atau menjadi terkontrol Senyawa fitokimia lutein dan likopen didalam buah pare berkasiat sebagai anti kanker, antibiotika, antivirus, perangsang produksi insulin, penyeimbang tekanan darah dan kadar gula darah, perangsang nafsu makan dan pembasmi cacing usus. Prof Lee-Huang dari Universitas New York juga menemukan zat yang luar biasa pada  buah pare, yakni senyawa anti HIV-AIDS yaitu alpha-momorchorin, beta-momorchorin dan MAP 30 (Momordica antiviral protein 30). Zat berkhasiat ini banyak terdapat pada biji pare tua. Di amerika sendiri, kapsul berisi bubuk biji pare sudah lazim dipasarkan.Obat tersebut diakui dapat menahan laju perkembangan  virus HIV-AIDS. Berkat terapi buah pare, para pengidap HIV-AIDS di Thailand dan Amerika Serikat secara klinis tampak lebih sehat dan berat badannya meningkat. Tak berlebihan kiranya,jika para ahli di dunia medis optimis dalam 10 tahun kedepan, bakal ditemukan obat untuk memerangi HIV-AIDS.
  4. Buah pare juga kaya serat, vitamin C, karoten, dan kalium. Seratnya baik untuk menjaga kesehatan pencernaan, dan karotennya dapat meningkatkan aktivitas dan kesehatan mata, seperti karoten pada wortel. Kalium punya kemampuan mengatasi konsumsi natrium yang berlebihan sehingga membuat pembuluh darah lebih lentur, sehingga baik untuk kesehatan jantung. Sedangkan vitamin C pada  buah pare punya khasiat memelihara kecantikan dan mengatasi ancaman dari sinar ultra violet. Nah ternyata ternyata buah pare bermanfaat untuk kecantikan juga kan.., ini dikarenakan setiap 100 gram pare mengandung 120 ml vitamin C. ternyata buah pare banyak sekali khasiatnya bukan, dan bagaimana soal rasa pahitnya, Anda bisa merendamnya denga air berkali-kali, atau mencucinya dengan air garam, niscaya rasa pahit tersebut akan hilang.
  5. Bagian pare yang memiliki kashiat antara lain: Pare yang masih muda digunakan sebagai obat diabetes, gangguan pencernaaan, obat malaria, penyakit kuning dan bronkhitis. Daun pare juga tidak kalah penting dengan buahnya. Beberapa manfaat daun pare, diantaranya dapat menyembuhkan batuk, menurunkan panas, mematikan cacing kremi, mengobati bisul, dan bermanfaat juga untuk membersihkan darah bagi wanita yang baru melahirkan. Selain buah dan daunnya, bagian pare yang juga bermanfaat untuk mengobati penyakit, adalah akarnya. Akar pare berkasiat untuk mengobati disentri amuba dan wasir. Biji pare sendiri, merupakan atioksidan yang cukup kuat yang dapat menghambat pembentukan sel kanker dan mencegah penuaan dini. 
Cara pengobatan menggunakan buah pare antara lain:
  1. Diabetes atau kencing manis
    Siapkan 200 gram buah pare yang telah dicuci dan diiris tipis-tipis.Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas.Minum air rebusan tersebut tiap hari. Cacingan Seduh 7 gram daun pare dengan air panas,dinginkan lalu saring air rebusannya.Tambahkan satu sendok the madu,minum sebelum sarapan.
  2. Demam
    Ambil 3 lembar daun pare segar,cuci bersih,dan lumatkan.tambahkan segelas air dan sedikit garam lalu seduh.Peras dan saring lalu minum 2 kali sehari sebanyak setengah gelas.
  3. Bisul
    Ambil segenggam daun pare,cuci lalu rebus bersama 3 gelas air hingga tersisa satu gelas.Dinginkan,minum hingga sembuh.
  4. Disentri Amuba
    Rebus 300 gram akar pare yang telah dicuci bersih dan dipotong-potong .Rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas.lalu minum.Tambahkan sedikit gula bila perlu.
  5. Wasir
    Lumatkan akar pare yang telah dicuci bersih sampai halus.oleskan ramuan ini pada wasir.
  6. Bronkhitis
    Sediakan dua buah pare, lalu ambil sarinya.Tambahkan satu sendok makan madu.minum sekali sehari.lakukan selama tiga bulan.Ramuan ini juga baik untuk menyembuhkan anemia,radang perut,sakit pada hati,nyeri haid,reumatik dan melangsingkan tubuh.
  7. Meskipun pare begizi tinggi dan  dapat mengobati berbagai macam penyakit, namun bagi wanita hamil,tidak dianjurkan mengkonsumsi pare.Pasalnya pare,mengandung senyawa yang dapat menggugurkan kandungan. Selain itu, batasi juga konsumsi pare pada anak-anak,karena pare dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Dikawatirkan kadar gula anak akan anjlok atau menurun,padahal gula berperan dalam penting dalam pertumbuhan anak. 


Sumber http://semuaitubermanfaat.blogspot.com/2012/04/manfaat-buah-pare.html#ixzz2BeznCWw4

daun ungu

Cara Mengobati Ambeien Secara Alami

Sehingga diantara kita jarang yang mengkonsultasikannya dengan pihak lain. Padahal jika mau terbuka, maka penyakit wasir ini dapat dicegah agar tidak menjadi parah. Jika wasirnya sudah parah, maka pengobatannya akan lebih susah, bahkan bisa sampai harus menjalani operasi.

Sebenarnya apa sih wasir itu ?

Wasir atau ambeien merupakan pembengkakan atau pembesaran pembuluh vena di bagian paling bawah dari poros usus, baik di sisi luar maupun dalam anus. Ditandai dengan adanya benjolan menyerupai bisul yang berwarna kehitaman atau kebiru-biruan. Sehingga penderita wasir akan merasakan sakit ketika buang air besar bahkan juga akan mengeluarkan darah ketika buang air besar. Duduk terasa tidak enak, beraktivitas pun menjadi tidak nyaman.

Penyebab wasir ini pun bermacam-macam. Diantaranya : sembelit, kerap mengejan terlalu kuat saat BAB (buang air besar), terlalu banyak duduk, mengangkat benda yang berat-berat, diare yang kronis. Ada pula yang mengatakan bahwa wasir disebabkan karena keturunan, memang hal ini bisa terjadi tetapi presentasinya sangat kecil.

Setelah kita mengetahui penyebab, maka bagaimana mengetahui gejala wasir, agar bisa dicegah sebelum menjadi parah ?

Gejala awal wasir adalah adanya pendarahan pada dubur. Mungkin hanya beberapa tetes saja. Warnanya merah muda, dan umumnya tidak menimbulkan rasa sakit. Keluhan lain yang mungkin dirasakan oleh penderita wasir adalah adanya ganjalan pada anus setelah buang air besar. Sehingga akan merasa buang air besarnya belum tuntas. Biasanya mereka akan mengejan lebih kuat, padahal tindakan ini justru akan memperparah wasirnya.

Wasir masih dapat disembuhkan tanpa harus menjalani operasi. Cara mengobati wasir secara alami diantaranya adalah dengan menggunakan herbal wasir, contohnya daun ungu. Tidak diragukan lagi bahwa daun ungu (Graptophyllum pictum) dapat disebut sebagai antiwasir. Hal ini dikarenakan daun ungu bersifat antiinflamasi (anti radang). Cara kerja daun ungu adalah dengan mengobati pembengkakan yang menyertai wasir. Selain mengurangi pembengkakan, daun ungu juga bersifat analgesik alias mengurangi rasa sakit akibat nyeri.

Menurut Prof. Dr. Sumadi Wiryowidagdo Apt, guru besar Farmasi Universitas Indonesia, daun ungu mengandung pektin untuk mengembangkan saluran cerna, sehingga akan mempermudah defekasi dan menghindari terjadinya luka dan peradangan. Uji klinis yang dilakukan Dr. M Masjhoer MS Med, SpFK di Semarang. Ujinya melibatkan 15 penderita wasir berusia 20 – 60 tahuan. Masing-masing pasien mengkonsumsi 2 tablet sehari selama 2 minggu. Setelah 1 pekan, hasil pemeriksaan menunjukkan rasa nyeri di daerah sekitar wasir berkurang. Begitu juga pemeriksaan pada pekan kedua, rasa nyeri semakin berkurang. Ini berarti penurunan intensitas rasa nyeri berbanding lurus dengan jangka waktu konsumsi obat.

Resep daun ungu untuk mengobati wasir :

Resep 1

Pilih daun ungu sebanyak 5 lembar. Cuci dan rebus dalam 1,5 gelas air selama 5 menit. Angkat, lalu minum selagi hangat. Konsumsi ramuan dilakukan 2 kali sehari, setiap pagi dan sore. Seminggu pertama setelah mengkonsumsi rasa nyeri akibat wasir mulai berkurang. Dalam sebulan biasanya bengkak mulai berkurang.

Resep 2

Bahan :

11 lembar daun ungu (pilih nomor 3 dari atas), 1 biji umbi kunyit sebesar telur ayam.

Cara membuat :

Kunyit dikupas, dicuci bersih, dan diiris tipis-tipis. Rebus bersama daun ungu dalam 4 gelas air hingga tersisa 3 gelas. Angkat dan dinginkan, lalu saring. Diminum 3 kali sehari sebanyak 2/3 gelas sesudah makan. Lakukan selama 3 minggu berturut-turut. Hindari makanan pedas, asam dan berminyak.

Pengobatan secara alami pun saat ini mudah dilakukan. Tak perlu repot-repot untuk meramu sendiri, sekarang sudah tersedia dalam bentuk kapsul, termasuk kapsul daun ungu.
DAUN NGU
 
Pernah merasakan bengkak akibat pukulan? tentu sakitnya luar biasa, bisa sakit semua badan. Apalagi bila timbul luka setelahnya, wah...jangan sampai deh. Bagi yang lebih suka pengobatan tradisional bisa memanfaatkan daun ungu atau sering juga disebut sebagai daun temen-temen. Daun ini sering ditemukan tumbuh liar di pedesaan atau ditanam sebagai tanaman hias atau tanaman pagar. 

Tanaman ini asanya dari Papua dan Polynesia, tumbuh baik pada tempat terbuka yang terkena sinar matahari dengan iklim kering atau lembab. Ciri yang menonjol tanaman ini adalah daun berwarna ungu mengkilap dan baunya kurang sedap, daunnya berbentuk bulat telur dengan pangkal dan ujung meruncing, sedangkan tulang daun menyirip. Bentuk tanamannya adalah pohon kecil atau perdu. Cabang dan ranting memenuhi batang tanaman ini. 

Terdapat 3 jenis varietas tanaman ini, daun berwarna ungu, daun berwarna hijau, dan daun berwarna belang-belang putih. Namun yang sering digunakan sebagai obat adalah daun yang berwarna ungu.

Bagian tanaman yang dapat digunakan sebagai obat adalah bagian daun, kulit batang, dan bunga. Daunnya mengandung flavonoid, alkaloid nontoksik, glikosid, steroid, saponin, tanin dan lendir. Sementara batangnya mengandung kalsium oksalat, asam forlat dan lemak
Kandungan zat tersebut menyebabkan tanaman ini bersifat diuretik atau meluruhkan kencing, mempercepat pematangan bisul, mempunyai pencahar yang memperlancar buang air besar (mild laxative), dan melembutkan kulit (emolien).

Sifat pencahar pada daun ini hanya bersifat ringan artinya menjadikan tinja lunak tapi tidak sampai diare. Ini disebabkan prosentase kandungan lendir mencapai 35 %. Kandungan serat ini mampu membantu mengatasi dan mencegah penyakit wasir dan sembelit.




Penjelasan Daun Ungu
Daun ungu (Graptophyllum pictum Griff) termasuk dalam kelompok keluarga tanaman Acanthacea. Daun ungu dapat kita kenali dengan ciri-ciri batang tegak, ukurannya kecil dan tingginya hanya mencapai 3 meter, biasanya tumbuh liar di pedesaan atau ditanam sebagai tanaman hias atau tanaman obat. Daun ungu dapat tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian 1250 mdpl, batangnya berwarna ungu, penampang batangnya hampir berbentuk segitiga tumpul.
Daun ungu memiliki nama lain di beberapa daerah, meliputi : demung, tulak, wungu (jawa), dan temen-temen, handeuleum ( sunda ), temen ( bali ), karotong ( madura ), daun putri, dongora ( ambon ), kobi-kobi ( ternate ).
Manfaat daun ungu yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat umum untuk mengobati penyakit, seperti :
1.Membantu meringankan gejala wasir
2.Menyembuhkan wasir
3.Mengurangi rasa sakit akibat nyeri
4.Melancarkan buang air seni
5.Melancarkan siklus menstruasi
6.Meringankan reumatik, encok dan nyeri sendi
7.Menyembuhkan luka borok ( luka yang sudah lama )
8.Mematangkan bisul
9.Mengobati pembengkakan
Kandungan kimia yang ada pada daun ungu, antara lain :
- Alkaloid
- Pektin
- Asam formiat
- Glikosida
- Steroid
- Saponin
- Tanin
- Klorofil ( zat hijau daun )
- Lendir
Pada batang daun ungu, memiliki kandungan kimia, antara lain :
- Kalsium oksalat
- Asam formik
- Lemak